Tentang Kami

    

PROFIL PONDOK PESANTREN MADANIA

A. LATAR BELAKANG

Menuntut ilmu, bagi umat Islam diwajibkan baik secara individu maupun kelompok. Sabda Rasul bahwa siapapun yang ingin meraih kebahagiaan dunia dengan ilmu, siapapun ingin meraih kebahagiaan akhirat dengan ilmu dan siapapun yang menginginkan kebahagiaan dunia dan akhirat dengan berbekal ilmu pula (HR.. Muslim), Setidak-tidaknya ada sekelompok manusia (kaum) yang mau memperdalam ilmu agama Islam, agar nanti dapat menjadi pemberi peringatan (berdakwah) bagi manusia pada umumnya (QS At Taubah (9):122).

Disisi lain, degredasi moral generasi muda saat ini sudah sangat memprihatinkan. Pengaruh kemajuan Ilmu-Teknologi dan komunikasi global sangat cepat dan tanpa batas menjadikan manusia berprilaku jauh dari nilai-nilai ajaran Islam bahkan budaya ketimuran. Pada dasarnya ilmu dan teknologi tersebut tergantung konsumen/pengguna. Bagi konsumen/pengguna yang memiliki stamina keimanan dan taqwaan yang memadahi kemajuan IT tersebut justru menjadi sarana komunikasi untuk mempermudah ber-amar ma’ruf nahi mungkar dan mendakwahkan Islam. Maka memperdalam ilmu agama, mempertebal keimanan, memperkuat akhlakul karimah dalam rangka menuju ke ketinggian ketaqwaan kepada Allah SWT adalah keharusan bagi setiap individu agar mendapatkan kemuliaan dan kebahagiaan di dunia maupu akhirat nanti. Pondok pesantren merupakan salah satu satuan pendidikan yang sangat konsen membentuk karakter seseorang.

Di dalam ajaran Islam, anak yatim mendapat prioritas untuk diperhatikan, mengingat bahwa anak yang ditinggal mati oleh salah satu atau kedua orangtuanya kurang kasih sayang, kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya yang pada gilirannya akan menjadi anak yang terlantar dan berakhlaq sayyiah.

  Pondok Pesantren Madania berusaha menampung anak yatim untuk diberi pendidikan agama Islam. Di samping itu mereka juga diberi berbagai ketrampilan. Di harapkan setelah lulus sekolah atau kembali lagi ke masyarakat, anak asuh tersebut memiliki bekal agama yang cukup dan berdakwah dengan amar ma’ruf nahi mungkar. Adapun bagi lanjut usia, dengan pesantren diharapkan dapat menambah keimanan dan ketaqwaan dalam rangka untuk meraih khusnul khotimah di usia senja mereka.

B. Kedudukan Pondok Madania

Pondok Pesantren Madania berada dibawah yayasan yang bernama Yayasan Pondok Pesantren Modern Yatim dan Dhuafa Madania.

a. Yayasan dimaksudkan adalah Organisasi Sosial yang berada dibawah naungan Kementrian Sosial , yang legalitasnya dari Kemenkumham.

b. Pondok Pesantren adalah suatu satuan pendidikan non formal dalam rangka memperdalam ilmu agama Islam .

c. Modern adalah dimaksudkan mempertahankan tradisi pondok pesantren yang berlaku dimasyarakat muslim dan mengevaluasinya serta menerima kemajuan yang dipandang baik dan manfaat .

d. Madania maksudnya adalah

1. M = Pondok ini berorientasi kepada kemandirian, baik kemandirian bagi santri, bagi ustad dan lembaga.

2. A = Memprioritaskan penanaman akhlakul karimah

3. D = Dinamis sifat terbuka dalam ide dan inisiatif demi kemajuan pondok.

4. A = Accountable di bidang management yakni terbuka dan terukur

5. N = Networking maksudnya pondok ini menjain kerjasama dengan probadi, kelompok maupun institusi , baik negeri maupun swasta, baik bidang keagamaan maupun yang lainnya.

6. I = Iptek dan Imtaq artinya pondok madania ini menerima perkembangan ilmu dan teknologi selama tidak melanggar iman dan taqwa.

7. A = Acceptable artinya dengan prinsip – prinsip diatas berharap alumni pondok pesantren tersebut dapat diterima ditengah masyarakat dan umat Islam pada khususnya

Jadi pondok pesantren modern madania ini tidak menentukan pendapat salah satu imam mahzab tertentu, melainkan mengikuti mahzab manapun sesuai kemampuan kita dan tidak memandang salah terhadap paham yang berbeda dengan kita. Disamping itu juga kita tidak beraffiliasi kepada partai tertentu atau organisasi kemasyarakatan tertentu

C. VISI MISI DAN TUJUAN

1. Visi

Pondok Pesantren menjadi tempat pendalaman ilmu agama Islam terutama bagi anak yatim dan dhuafa agar menjadi insan yang mandiri dan berakhlak mulia.

2. Misi

a. Mencetak generasi muslim yang unggul dalam ilmu agama Islam dan berwawasan rahmatanlil’alamin.

b. Membentuk generasi yang berakhlak mulia, Uswatun hasanah dan berkepribadian Indonesia.

c. Membekali generasi muda menjadi penerus dakwah amar ma’ruf nahi munkar dengan hikmah dan mau’idhatil hasanah

d. Membekali para santri berbagai penguasaan ketrampilan yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan informasi

3. Tujuan

a. Terwujudnya Pondok Pesantren Modern sebagai wadah pendalaman ilmu agama dan penguasaan ilmu pendukung lainnya, sebagai upaya menjadi manusia yang sejati (insan kamil).

b. Terwujudnya Pondok Pesantren Modern sebagai fasilitator pemberdayaan masyarakat baik dibidang sosial maupun keagamaan.

c. Mensinergikan potensi antara Asatidz dengan santri, Asatidz dengan pengurus, maupun pondok dengan mastarakat.

d. Memaksimalkan kemampuan dan ketrampilan bagi santri agar memiliki inisiatif, kreatif, produktif dan mandiri.

e. Memaksimalkan kemampuan dan ketrampilan bagi santri agar memiliki inisiatif, kreatif, produktif dan mandiri.

f. Memberikan pembekalan bagi para lansia baik mental maupun spiritual, jasmani dan rohani agar di sisa hidupnya masih merasakan kebahagiaan dan kesejahteraan baik lahir maupun batin, untuk meraih kebahagiaan sejati di akhirat nanti.